Today

GWM Resmi Rakit Lokal ORA 03 di Indonesia, Langkah Baru Menuju Era Mobil Listrik Nasional

Andri Hakim

gnw ora 3

Supernews.co.id-Industri otomotif Indonesia kembali memasuki fase penting setelah Great Wall Motor (GWM) meresmikan proses perakitan lokal model mobil listrik penuh (BEV) pertama mereka, ORA 03, di fasilitas Inchcape Indomobil Manufacturing Indonesia, Wanaherang, Jawa Barat. Momentum ini bukan sekadar peluncuran model baru, melainkan sinyal bahwa Indonesia semakin serius mengambil bagian dalam masa depan kendaraan elektrifikasi.

CEO Inchcape Indonesia, Bagus Susanto, mengungkapkan bahwa langkah tersebut bukan hanya soal memasukkan produk ke pasar, tetapi menunjukkan komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem produksi yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kehadiran ORA 03 di jalur produksi lokal menjadi titik awal strategi besar GWM di Indonesia.

Dimulai Produksi November, Insting Pasar Mulai Bergerak

Sesuai rencana, lini perakitan ORA 03 mulai aktif pada bulan November 2025. Namun bagi konsumen yang sudah menunggu, unit hasil perakitan lokal belum akan tersedia langsung di pasar. GWM menegaskan bahwa unit dengan status CKD baru dilepas ke konsumen pada tahun depan.

Sementara menunggu fase tersebut, ORA 03 yang beredar hingga tutup tahun ini masih berstatus CBU dari Thailand. Berdasarkan catatan Gaikindo, distribusi unit dari pabrik ke diler mencapai 335 unit, menunjukkan bahwa permintaan sudah mulai terbentuk—bahkan sebelum model ini tersedia dalam versi rakitan lokal.

Hal menarik lainnya adalah pernyataan GWM bahwa ORA 03 kini sudah memenuhi TKDN di atas 40%, sebuah pencapaian yang membuat kendaraan ini memenuhi syarat insentif pemerintah meski detail komponen lokal belum dibuka secara rinci.

Baca Juga:  Simulasi Kredit BYD Atto 1, Cicilan Rp 3 Jutaan, Harga Mulai Rp 195 Juta

Teknologi Baterai dan Performa, Tidak Sekadar Trendy

ORA 03 diposisikan sebagai city car listrik berpenampilan retro modern namun dengan performa yang cukup serius. Sistem tenaganya mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) 47,8 kWh, teknologi yang saat ini dikenal lebih aman, lebih tahan siklus, dan lebih stabil secara termal dibandingkan Nickel Manganese Cobalt (NMC).

Dengan baterai tersebut, ORA 03 mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer dalam satu kali pengisian. Untuk mendukung mobilitas perkotaan dan perjalanan harian, mobil ini juga sudah mendukung fast charging DC 69 kW, memungkinkan pengisian dari 30% ke 80% hanya dalam sekitar 30 menit—cukup untuk secangkir kopi dan email pagi.

Output motor listriknya berada di angka 105 kW (140 hp) dengan torsi 210 Nm, yang membuatnya cukup responsif di akselerasi awal, terutama dalam situasi stop-and-go di perkotaan.

Fitur Keselamatan dan Teknologi, Full House untuk Segmennya

ORA 03 tidak hanya mengandalkan desain unik, tetapi juga fitur yang lengkap di kelasnya. Sistem bantuan pengemudi canggih ADAS hadir dengan 15 fungsi, termasuk:

  • Autonomous Emergency Braking
  • Front Collision Warning
  • Lane Centering Assist
  • Intelligent Cruise Assist
  • Autonomous Emergency Braking (Pedestrian & Vehicle)

Selain itu, fitur lain seperti:

  • 6 airbags
  • Electronic Stability Program (ESP)
  • Electronic Parking Brake (EPB)
  • TPMS (Tire Pressure Monitoring System)

membuat kendaraan ini terasa sangat siap digunakan sebagai mobil harian.

Satu fitur yang cukup menarik perhatian adalah Coffee Intelligence System, yaitu sistem berbasis AI yang mendukung personalisasi pengalaman berkendara. Nama boleh terdengar unik, tetapi inti sistemnya adalah interaksi kendaraan yang lebih pintar dengan pengemudi.

Posisi di Pasar dan Harga

ORA 03 masuk ke segmen yang mulai ramai dengan kompetitor seperti MG 4 EV dan BYD Dolphin. Dengan dimensi:

  • Panjang: 4.235 mm
  • Lebar: 1.825 mm
  • Tinggi: 1.596 mm
  • Wheelbase: 2.650 mm
Baca Juga:  Ini Jadwal Lengkap Roadshow JAECOO J5 EV di Indonesia November 2025

ORA 03 diposisikan sebagai city car listrik yang mudah dikendalikan namun tetap lapang untuk penggunaan keluarga kecil.

Saat pertama kali dipasarkan, ORA 03 dibanderol Rp 379 juta, namun kini dibuka dengan harga khusus Rp 369 juta setelah insentif potongan Rp 10 juta yang diberikan pabrikan.

Peluncuran dan perakitan lokal GWM ORA 03 menjadi tanda bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar mobil listrik, tetapi juga mulai menjadi basis produksi. Dengan dukungan TKDN yang terus meningkat, insentif pemerintah, serta minat pasar yang mulai tumbuh, langkah GWM dapat menjadi pemicu kompetisi yang lebih sehat di industri EV nasional.

Dengan fitur lengkap, teknologi modern, dan harga yang cukup kompetitif, ORA 03 hadir bukan hanya sebagai produk, tetapi simbol arah baru mobilitas di Indonesia.

[addtoany]

Related Post